choiem’s Blog

Just another Friendster Blogs weblog

Archive for November, 2008

26
Nov
2008

Saturday, October 29, 2005 Siapakah Aku??

by choiem

Siapakah aku?
Aku bertanya pada malam kelabu
Dalam cahya yang sirna lalu
Saat semuanya kembali jadi debu

O, adakah aku…..
Seorang perenung yang melamun
Seorang pencari yang melangkah sendiri
Seorang pejuang dihimpit kehausan
Seorang pekerja di panggung sandiwara
Seorang lakonan dalam kehampaan
Kah???
Atau malahan aku bukan siapa-siapa

Siapakah aku?
Aku bertanya pada bulan tersungging malu
Di antara sembilu sendu menghujam kalbu
Dan rembulan menjawab ragu


Jakarta, 17 September 2005 posted by Pecinta Syair | 4:15 PM

20
Nov
2008

Sempat Memiliki Special One

by choiem

Mengapa kita bertemu

bila akhirnya dipisahkan
mengapa kita berjumpa
tapi akhirnya dijauhkan
kau bilang hatimu aku
nyatanya bukan untuk aku

bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku

aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

bintang dilangit nan indah
dimanakah cinta yang dulu
masihkah aku disana
di relung hati dan mimpimu
andaikan engkau disini
andai kau tetap denganku

aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

engkau mengatakan merindukan diriku lagi
ingin kusampaikan ku tak hanya sekedar rindu

aku hancur ku terluka
namun engkaulah nafasku
kau cintaku meski aku
bukan dibenakmu lagi
dan kuberuntung sempat memilikimu

12
Nov
2008

Hari Yang Cerah Untuk Jiwa Yang Sepiiiiiiiii……..

by choiem

pagi biar kusendiri
jangan kau mendekat
wahai matahari
dingin hati yang bersedih
tak begitu tenang
mulai terabaikan

hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
begitu terang untuk cinta yang mati
ah… ku coba bertahan dan tak bisa

kubu langit kelabuku
tak begitu luas
seperti memudar
kini tak terulang lagi
di hari yang cerah
dia telah pergi

hari yang cerah untuk jiwa yang sepi
ahh… ku coba bertahan dan tak bisa
ahh… mencoba melawan ku lepas
hari yang cerah untuk jiwa yang sepi…
begitu terang untuk jiwa yang mati

ahh… kucoba bertahan dah tak bisa
ahh… mencoba melawan ku lepas
semua telah hilang ….
semua telah ….